fb

Alamilah dua website(dibawah) yang berbeza ini powered by zamstylo
ZAMSTYLO // CARABEB!

™

/ohtengok/ ni live blogging aku!
Bagi memstikan website ini berjalan dengan lebih lancar anda mestilah menggunakan GOOGLE CHROME(BARU!!) mozilla firefox 4.0 browser dan internet explore9 dan resolution 1280x1024 pixels keatas screen monitor anda..
admin: zaMstylO™
Segala Kandungan dan Material di dalam blog ini adalah perkongsian dan mengamalkan sharing menyaring jika terdapat segala pertanyaan dan kemusykilan sila layari www.facebook.com/www.zamstylo.tk
Showing posts with label hampir kiamat?. Show all posts
Showing posts with label hampir kiamat?. Show all posts

Dialog Rasullah SAW Dan Iblis

Suatu ketika Allah SWT memerintahkan seorang Malaikat menemui Iblis agar menghadap Baginda Rasul saw untuk memberitahu segala rahasianya, baik yang disuka maupun yang dibencinya.

Hal ini dimaksudkan untuk meninggikan derajat Nabi Muhammad saw dan juga sebagai peringatan dan perisai umat manusia.
Kemudian Malaikat itupun mendatangi Iblis dan berkata : “Hai Iblis! Engkau diperintah Allah untuk menghadap Rasulullah saw. Bukalah semua rahasiamu dan jawablah setiap pertanyaan Rasulullah dengan jujur.
Jika engkau berdusta walau satu perkataanpun, niscaya akan terputus semua anggota badanmu, uratmu serta disiksa dengan azab yang amat pedih”.
Mendengar ucapan Malaikat yang dahsyat itu, Iblis sangat ketakutan, maka segera ia menghadap Rasulullah saw dengan menyamar sebagai orang tua yang buta sebelah matanya dan berjanggut putih 10 helai yang panjangnya seperti ekor lembu.

Iblis pun memberi salam sampai 3 (tiga) kali salam, Rasulullah saw tidak juga menjawabnya, maka Iblis berkata : “Ya Rasullullah! Mengapa engkau tidak menjawab salamku? Bukankah salam itu sangat mulia di sisi Allah?” Maka jawab Nabi dengan marah : “Hai musuh Allah! Kepadaku engkau menunjukkan kebaikanmu? Jangan kau coba menipuku sebagaimana kau tipu Nabi Adam as sehingga beliau keluar dari syurga, kau hasut Qabil sehingga ia tega membunuh Habil yang masih saudaranya sendiri, ketika sedang sujud dalam sembahyang kau tiup Nabi Ayub as dengan asap beracun sehingga beliau sengsara untuk beberapa lama, kisah Nabi Daud as dengan perempuan Urya, Nabi Sulaiman meninggalkan kerajaannya karena engkau menyamar sebagai isterinya dan begitu juga beberapa Anbiya dan pendeta yang telah menanggung sengsara akibat hasutanmu.
Hai Iblis! Sebenarnya salam itu sangat mulia di sisi Allah azza wa jalla, tapi aku diharamkan Allah menjawab salammu. Aku mengenalmu dengan baik wahai Iblis, Raja segala Iblis. Apa tujuanmu menemuiku?”.
Jawab Iblis : “Ya Nabi Allah! Janganlah engkau marah. Engkau dapat mengenaliku karena engkau adalah Khatamul Anbiya. Aku datang atas perintah Allah untuk memberitahu segala tipu dayaku terhadap umatmu dari zaman Nabi Adam as hingga akhir zaman nanti. Ya Nabi Allah! Setiap apa yang engkau tanya, aku bersedia menerangkan satu persatu dengan sebenarnya, aku tidak berani menyembunyikannya”.
Kemudian Iblispun bersumpah menyebut nama Allah dan berkata : “Ya Rasulullah! Sekiranya aku berdusta barang sepatahpun niscaya hancur leburlah badanku menjadi abu”.
Ketika mendengar sumpah Iblis itu, Nabipun tersenyum dan berkata dalam hatinya, inilah kesempatanku untuk menyiasati segala perbuatannya agar didengar seluruh sahabat yang ada di majlis ini dan menjadi perisai seluruh umatku.

Pertanyaan Nabi (1) :
“Hai Iblis! Siapakah musuh besarmu?”
Jawab Iblis : “Ya Nabi Allah! Engkaulah musuhku yang paling besar di antara musuh-musuhku di muka bumi ini”.
Kemudian Nabipun memandang muka Iblis dan Iblispun gemetar karena ketakutan. Sambung Iblis : “Ya Khatamul Anbiya! Aku dapat merubah diriku seperti manusia, binatang dan lain-lain hingga rupa dan suarapun tidak berbeda, kecuali dirimu saja yang tidak dapat aku tiru karena dicegah oleh Allah. Andaikan aku menyerupai dirimu, maka terbakarlah diriku menjadi abu.
Aku cabut iktikad / niat anak Adam supaya menjadi kafir karena engkau berusaha memberi nasihat dan pengajaran supaya mereka kuat untuk memeluk agama Islam, begitu juga aku berusaha menarik mereka kepada kekafiran, murtad atau munafik. Aku akan menarik seluruh umat Islam dari jalan yang benar menuju jalan yang sesat supaya masuk ke dalam neraka dan kekal di dalamnya bersamaku”.

Pertanyaan Nabi (2) :
“Hai Iblis! Apa yang kau perbuat terhadap makhluk Allah?”
Jawab Iblis : “Adalah satu kemajuan bagi perempuan yang merenggangkan kedua pahanya kepada lelaki yang bukan suaminya, setengahnya hingga mengeluarkan benih yang salah sifatnya. Aku goda semua manusia supaya meninggalkan sholat, berbuai dengan makanan dan minuman, berbuat durhaka, aku lalaikan dengan harta benda, emas, perak dan permata, rumahnya, tanahnya, ladangnya supaya hasilnya dibelanjakan ke jalan yang haram.
Demikian juga ketika pesta di mana lelaki dan perempuan bercampur. Di sana aku lepaskan godaan yang besar supaya mereka lupa peraturan dan akhirnya minum arak. Apabila terminum arak itu, maka hilanglah akal, fikiran dan malunya. Lalu aku ulurkan tali cinta dan terbukalah beberapa pintu maksiat yang besar, datang perasaan hasad dengki hingga perbuatan zina. Apabila terjadi kasih antara mereka, terpaksalah mereka mencari uang hingga menjadi penipu, peminjam dan pencuri.
Apabila mereka sadar akan kesalahan mereka lalu hendak bertaubat dan berbuat amal ibadah, akan aku rayu supaya mereka membatalkannya. Semakin keras aku goda supaya mereka berbuat maksiat dan mengambil isteri orang. Jika hatinya terkena godaanku, datanglah rasa ria’, takabur, iri, sombong dan melengahkan amalnya. Jika lidahnya yang tergoda, maka mereka akan gemar berdusta, mencela dan mengumpat. Demikianlah aku goda mereka setiap saat”.
Pertanyaan Nabi (3) :

“Hai Iblis! Mengapa engkau bersusah payah melakukan pekerjaan yang tidak mendatangkan faedah bahkan menambah laknat yang besar dan siksa yang besar di neraka yang paling bawah? Hai yang dikutuk Allah! Siapa yang menjadikanmu? Siapa yang melanjutkan usiamu? Siapa yang menerangkan matamu? Siapa yang memberi pendengaranmu? Siapa yang memberi kekuatan anggota badanmu?

Jawab Iblis : “Semuanya itu adalah anugerah dari Allah Yang Maha Besar. Tetapi hawa nafsu dan takabur membuatku menjadi jahat sebesar-besarnya. Engkau lebih tahu bahwa diriku telah beribu-ribu tahun menjadi Ketua seluruh Malaikat dan pangkatku telah dinaikkan dari satu langit ke langit yang lebih tinggi. Kemudian aku tinggal di dunia ini beribadah bersama para Malaikat beberapa waktu lamanya.
Tiba-tiba datang firman Allah SWT hendak menjadikan seorang Khalifah di dunia ini, maka akupun membantah. Lalu Allah menciptakan manusia yang pertama (Nabi Adam as) dan seluruh Malaikat diperintah supaya memberi hormat sujud kepada lelaki itu, hanya aku saja yang ingkar. Oleh karena itu, Allah murka kepadaku dan wajahku yang tampan rupawan dan bercahaya itu berubah menjadi keji dan menakutkan. Aku merasa sakit hati. Kemudian Allah menjadikan Adam raja di syurga dan dikaruniakan seorang permaisuri (Siti Hawa) yang memerintah seluruh bidadari. Aku bertambah dengki dan dendam kepada mereka.

Akhirnya aku berhasil menipu mereka melalui Siti Hawa yang menyuruh Adam memakan buah khuldi, lalu keduanya diusir dari syurga ke dunia. Keduanya berpisah beberapa tahun dan kemudian dipertemukan Allah (di Padang Arafah), hingga mereka mendapat beberapa orang anak. Kemudian kami hasut anak lelakinya Qabil supaya membunuh saudaranya Habil. Itupun aku masih belum puas dan berbagai tipu daya aku lakukan hingga hari kiamat kelak.

Sebelum engkau lahir ke dunia, aku beserta bala tentaraku dengan mudah dapat naik ke langit untuk mencuri segala rahasia, tulisan yang menyuruh manusia berbuat ibadah dan balasan pahala serta syurga mereka. Kemudian aku turun ke dunia dan memberitahu manusia yang lain tentang apa yang sebenarnya aku dapatkan dengan berbagai tipu daya hingga tersesat dengan berbagai kitab bid’ah dan kehancuran.
Tetapi ketika engkau lahir ke dunia ini, maka aku tidak diijinkan oleh Allah untuk naik ke langit dan mencuri rahasia karena banyak Malaikat yang menjaga di setiap lapisan pintu langit. Jika aku memaksa untuk naik, maka Malaikat akan melontarkan anak panah dari api yang menyala. Sudah banyak bala tentaraku yang terkena lontaran Malaikat itu dan semuanya terbakar menjadi abu, maka semakin beratlah pekerjaanku dan bala tentaraku untuk menjalankan tugas menghasut manusia”.

Pertanyaan Nabi (4) :
Rasullullah bertanya “Hai Iblis! Apa yang pertama kali kau tipu dari manusia?”
Jawab Iblis : “Pertama kali aku palingkan iktikad / niatnya, imannya kepada kafir dan juga dari segi perbuatan, perkataan, kelakuan atau hatinya. Jika tidak berhasil juga, akan aku tarik dengan cara mengurangi pahala. Lama-kelamaan mereka akan terjerumus mengikuti kemauanku”.

Pertanyaan Nabi (5) :
“Hai Iblis! Jika umatku sholat karena Allah, apa yang terjadi padamu?”
Jawab Iblis : “Sungguh penderitaan yang sangat besar. Gemetarlah badanku dan lemah tulang sendiku, maka aku kerahkan berpuluh-puluh iblis datang menggoda manusia pada setiap anggota badannya.
Beberapa iblis datang pada setiap anggota badannya supaya malas sholat, was-was, lupa bilangan raka’atnya, bimbang pada pekerjaan dunia yang ditinggalkannya, merasa terburu-buru supaya cepat selesai sholatnya, hilang khusyuknya, matanya senantiasa melirik ke kanan dan ke kiri, telinganya senantiasa mendengar percakapan orang dan bunyi-bunyi yang lain.
Beberapa iblis yang lain duduk di belakang badan orang yang sembahyang itu supaya tidak kuat sujud berlama-lama, penat waktu duduk tahiyat dan dalam hatinya selalu merasa terburu-buru supaya cepat selesai sholatnya, itu semua membuat berkurangnya pahala. Jika para iblis tidak dapat menggoda manusia itu, maka aku sendiri akan menghukum mereka dengan hukuman yang berat”.

Pertanyaan Nabi (6) :
“Jika umatku membaca Al-Qur’an karena Allah, apa yang terjadi padamu?”
Jawab Iblis : “Jika mereka membaca Al-Qur’an karena Allah, maka terbakarlah tubuhku, putuslah seluruh uratku lalu aku lari dan menjauh darinya”.

Pertanyaan Nabi (7) :
“Jika umatku mengerjakan haji karena Allah, bagaimana perasaanmu?”
Jawab Iblis : “Binasalah diriku, gugurlah daging dan tulangku karena mereka telah mencukupkan rukun Islamnya”.

Pertanyaan Nabi (8) :
“Jika umatku berpuasa karena Allah, bagaimana keadaanmu?”
Jawab Iblis : “Ya Rasulullah! Inilah bencana yang paling besar bahayanya buatku. Apabila masuk awal bulan Ramadhan, maka memancarlah cahaya Arasy dan Kursi, bahkan seluruh Malaikat menyambut dengan suka cita. Bagi orang yang berpuasa, Allah akan mengampunkan segala dosa yang lalu dan digantikan dengan pahala yang amat besar serta tidak dicatat dosanya selama dia berpuasa. Yang menghancurkan hatiku ialah segala isi langit dan bumi, yakni Malaikat, bulan, bintang, burung dan ikan-ikan semuanya siang malam memohonkan ampunan bagi orang yang berpuasa. Satu lagi kemudian orang berpuasa ialah dimerdekakan pada setiap masa dari azab neraka. Bahkan semua pintu neraka ditutup manakala semua pintu syurga dibuka seluas-luasnya dan dihembuskan angin dari bawah Arasy yang bernama Angin Syirah yang amat lembut ke dalam syurga. Pada hari umatmu mulai berpuasa, dengan perintah Allah datanglah sekalian Malaikat dengan garangnya menangkapku dan tentaraku, jin, syaitan dan ifrit lalu dipasung kaki dan tangan dengan besi panas dan dirantai serta dimasukkan ke bawah bumi yang amat dalam. Di sana pula beberapa azab yang lain telah menunggu kami. Setelah habis umatmu berpuasa, barulah aku dilepaskan dengan perintah agar tidak mengganggu umatmu. Umatmu sendiri telah merasa ketenangan berpuasa sebagaimana mereka bekerja dan bersahur seorang diri di tengah malam tanpa rasa takut dibandingkan bulan biasanya”.

Pertanyaan Nabi (9) :
“Hai Iblis! Bagaimana seluruh sahabatku menurutmu?”
Jawab Iblis : “Seluruh sahabatmu termasuk musuh besarku. Tiada upayaku melawannya dan tiada satupun tipu daya yang dapat masuk kepada mereka. Karena engkau sendiri telah berkata : “Seluruh sahabatku adalah seperti bintang di langit, jika kamu mengikuti mereka, maka kamu akan mendapat petunjuk”.
Sayyidina Abu Bakar al-Siddiq sebelum bersamamu, aku tidak dapat mendekatinya, apalagi setelah berdampingan denganmu. Dia begitu percaya atas kebenaranmu hingga dia menjadi wazirul a’zam. Bahkan engkau sendiri telah mengatakan jika ditimbang seluruh isi dunia ini dengan amal kebajikan Abu Bakar, maka akan lebih berat amal kebajikan Abu Bakar. Lagipula dia telah menjadi mertuamu karena engkau menikah dengan anaknya, Sayyidatina Aisyah yang juga banyak menghafal Hadits-haditsmu.
Adapun Sayyidina Umar bin Khatab, aku tidak berani memandang wajahnya karena dia sangat keras menjalankan hukum syariat Islam dengan seksama. Jika aku pandang wajahnya, maka gemetarlah seluruh tulang sendiku karena sangat takut. Hal ini karena imannya sangat kuat apalagi engkau telah mengatakan : “Jikalau ada Nabi sesudah aku, maka Umar boleh menggantikan aku”, karena dia adalah orang harapanmu serta pandai membedakan antara kafir dan Islam hingga digelar ‘Al-Faruq’.
Sayyidina Usman bin Affan, aku tidak bisa bertemu karena lidahnya senantiasa membaca Al-Qur’an. Dia penghulu orang sabar, penghulu orang mati syahid dan menjadi menantumu sebanyak 2 (dua) kali. Karena taatnya, banyak Malaikat datang menghampiri dan memberi hormat kepadanya karena Malaikat itu sangat malu kepadanya hingga engkau mengatakan : “Barangsiapa menulis Bismillaahirrahmaanirrahiim pada kitab atau kertas-kertas dengan tinta merah, niscaya mendapat pahala seperti pahala Usman mati syahid”.
Sayyidina Ali bin Abi Thalibpun aku sangat takut karena hebatnya dan gagahnya dia di medan perang, tetapi sangat sopan santun, alim orangnya. Jika iblis, syaitan dan jin memandang beliau, maka terbakarlah kedua mata mereka karena dia sangat kuat beribadah dan beliau adalah golongan orang pertama yang memeluk agama Islam serta tidak pernak menundukkan kepalanya kepada berhala. Bergelar ‘Ali Karamullahu Wajhahu” dimuliakan Allah akan wajahnya dan juga ‘Harimau Allah’ dan engkau sendiri berkata : “Akulah negeri segala ilmu dan Ali itu pintunya”. Lagipula dia menjadi menantumu, aku semakin ngeri kepadanya”.

Pertanyaan Nabi (10) :
“Bagaimana tipu dayamu kepada umatku?”
Jawab Iblis : “Umatmu itu ada 3 (tiga) macam. Yang pertama, seperti hujan dari langit yang menghidupkan segala tumbuhan yaitu ulama yang memberi nasihat kepada manusia supaya mengerjakan perintah Allah dan meninggalkan laranganNya seperti kata Jibril as : “Ulama itu adalah pelita dunia dan pelita akhirat”. Yang kedua, umat tuan seperti tanah yaitu orang yang sabar, syukur dan ridha dengan karunia Allah. Berbuat amal saleh, tawakal dan kebajikan. Yang ketiga, umatmu seperti Fir’aun, terlampau tamak dengan harta dunia dan dihilangkan amal akhirat, maka akupun bersuka cita lalu masuk ke dalam badannya, aku putarkan hatinya ke lautan durhaka dan aku ajak kemana saja mengikuti kemauanku. Jadi dia selalu bimbang kepada dunia dan tidak mau menuntut ilmu, tidak pernah beramal saleh, tidak mau mengeluarkan zakat dan malas beribadah.
Lalu aku goda agar manusia minta kekayaan lebih dulu dan apabila diizinkan Allah dia menjadi kaya, maka aku rayu supaya lupa beramal, tidak membayar zakat seperti Qarun yang tenggelam dengan istana mahligainya. Bila umatmu terkena penyakit tidak sabar dan tamak, dia selalu bimbang akan hartanya dan berangan-angan hendak merebut kemewahan dunia, benci dan menghina kepada yang miskin, membelanjakan hartanya untuk kemaksiatan”.

Pertanyaan Nabi (11) :
“Siapa yang serupa denganmu?”
Jawab Iblis : “Orang yang meringankan syariatmu dan membenci orang yang belajar agama Islam”.

Pertanyaan Nabi (12) :
“Siapa yang membuat mukamu bercahaya?”
Jawab Iblis : “Orang yang berdosa, bersumpah bohong, saksi palsu dan suka ingkar janji”.

Pertanyaan Nabi (13) :
“Apa yang kau rahasiakan dari umatku?”
Jawab Iblis : “Jika seorang Muslim buang air besar dan tidak membaca do’a terlebih dahulu, maka aku gosok-gosokkan najisnya sendiri ke badannya tanpa dia sadari”.

Pertanyaan Nabi (14) :
“Jika umatku bersatu dengan isterinya, apa yang kau lakukan?”
Jawab Iblis : “Jika umatmu hendak bersetubuh dengan isterinya dan membaca do’a pelindung syaitan, maka aku lari dari mereka. Jika tidak, aku akan bersetubuh dahulu dengan isterinya dan bercampurlah benihku dengan benih isterinya. Jika menjadi anak, maka anak itu akan gemar berbuat maksiat, malas pada kebaikan, durhaka. Ini semua karena kealpaan ibu bapaknya sendiri. Begitu juga jika mereka makan tanpa membaca Bismillah, aku santap makanannya lebih dulu daripadanya. Walaupun mereka makan, tidaklah mereka merasa kenyang”.

Pertanyaan Nabi (15) :
“Apa yang dapat menolak tipu dayamu?”
Jawab Iblis : “Jika berbuat dosa, maka cepat-cepatlah bertaubat kepada Allah, menangis menyesal akan perbuatannya. Apabila marah, segeralah mengambil air wudhu’, maka padamlah marahnya”.

Pertanyaan Nabi (16) :
“Siapakah orang yang paling engkau sukai?”
Jawab Iblis : “Lelaki dan perempuan yang tidak mencukur atau mencabut bulu ketiak atau bulu ari-ari (bulu kemaluan) selama 40 hari. Di situlah aku mengecilkan diri, bersarang, bergantung, berbuai seperti pijat pada bulu itu”.

Pertanyaan Nabi (17) :
“Hai Iblis! Siapakah saudaramu?”
Jawab Iblis : “Orang yang tidur meniarap / telungkup, orang yang matanya terbuka di waktu Subuh tetapi menyambung tidur lagi. Lalu aku lenakan dia hingga terbit fajar. Demikian juga pada waktu Dzuhur, Asar, Maghrib dan Isya’, aku beratkan hatinya untuk sholat”.

Pertanyaan Nabi (18) :
“Apa yang dapat membinasakan dirimu?”
Jawab Iblis : “Orang yang banyak menyebut nama Allah, bersedekah dengan tidak diketahui orang, banyak bertaubat, banyak tadarus Al-Qur’an dan sholat tengah malam”.

Pertanyaan Nabi (19) :
“Hai Iblis! ?” Apa yang dapat memecahkan matamu?”
Jawab Iblis : “Orang yang duduk di dalam masjid dan beri’tikaf di dalamnya”.

Pertanyaan Nabi (20) :
“Apa lagi yang dapat memecahkan matamu?”
Jawab Iblis : “Orang yang taat kepada kedua ibu bapaknya, mendengar kata mereka, membantu makan, pakaian mereka selama mereka hidup, karena engkau telah bersabda : Syurga itu di bawah tapak kaki ibu”.

Tanda-tanda Kiamat Muncul DiMasjidil Haram | Tazkirah by www.zamstylo.tk


Tanda-tanda Kiamat Muncul DiMasjidil Haram

"Belum akan datang kiamat sehingga manusia berlumba-lumba 
dengan bangunan-bangunan yang megah.
" (HR. Bukhari) Akhukum fillah, tentunya Masjidil Haram tidak asing buat kita. 
Di sanalah lembah tamadun Islam bersinar ke seluruh bumi Allah ini. 
Lembah terjaga yang Insya Allah akan selamat keselamatan hingga akhir zaman.

Di sana ada Baitullah yang menjadi kiblat umat Islam sejagat, 
ke arah lembah inilah setiap saat wajah wajah mukminin mukminat terarah, 
menghadapkan wajahnya kepada simbol rumah Allah, Baitullah. 
Namun ikhwahfillah, ada yang berbeza, di Masjidil Haram ketika Ini. 
Mungkin kebanyakan orang biasa biasa saja melihat banyak perubahan di sekitar Masjidil Haram. 
Mungkin juga mereka tersenyum terkagum kagum melihat bangunan-bangunan mewah 
yang berdiri Kokoh di samping Masjidil Haram saat ini

Gedung kelihatan belum sempurna, dipuncak sana terlihat sebuah
 jam besar yang baru setengah selesai

                           
 Abraj Al Bait - The Royal Clock Tower Makkah Abraj Al Bait -

The Royal clock Tower Makkah dan Salah satu Tower "Gerbang" Masjidil Haram

Tampak Depan Masjidil Haram dan Abraj Al Bait Persis Di sampingnnya) 
Menurut beberapa sumber, bangunan yang dibina di laman Masjidil Haram
 dikenali dengan sebutan ! "Makkah Royal Clock Hotel Tower" yang 
dirancang berketinggian lebih dari 601 meter

Ketinggiannya Hanya berselisih 200 meter dari GEDUNG TERTINGGI DUNIA
 saat ini, iaitu Al Burj Khalifa Dubai ! (lihat foto di bawah)

Burj Khalifa, merupakan bangunan tertinggi di dunia (828 meter)
 yang telah dirasmikan Januari 2010 lalu, bangunan ini memecahkan
 rekod bangunan tertinggi sebelumnya iaitu CN Tower
 dengan ketinggian 553 meter. !

Perhatikan bangunan yang dibina di Pinggir Al Haram ini lebarnya luar biasa. 
Bandingkan saja dengan bangunan lain, Albraj Albait atau The Royal Clock
 Tower Makkah ini mempunyai luas 1,500,000 (1 juta) meter persegi. boleh 
dibayangkan berapa banyak bangunan di sana yang digusur dan berapa lahan
 bukit sebelah Masjid Al Haram yang dibongkar? Melihat bumi Allah di rosak 
dengan mesin-mesin raksasa itu. Debu debu berterbangan di sekitar 
Masjid Haram. Masya Allah.

(Poster Rencana Perombakan Masjidil Haram) Cuba Perhatikan, 
di antara tower tower yang dirancang itu ada beberapa yang sudah jadi,
 di antaranya; InterContinental dan The Royal Clock Tower yang kita bahas 
di atas, Jika kita amati di atas ada dua tower Raksasa yang disambungkan 
Mirip Twin Tower Petronas di malaysia.itu adalah pintu masuk kompleks 
Masjid ini nanti.
Bisa antum lihat tidak ada tanda-tanda Bukit di sana kan? Padahal Jalan
 yang melalui dua tower itu sebelumnya membelah dua Bukit. Tanda Apakah Ini?
 Padahal itu Tanah Haram.Menakutkan.Adakah manusia mula berani
 merosakkan tanah Haram ini? Atau peminpin negeri negeri Islam ini 
juga ikut serta dalam maraknya perlumbaan pembangunan gedung-gedung
 pencakar langit dengan negara-negara kaya yang lain? Cuba perhatikan nota
 perlumbaan bangunan-bangunan pencakar langit di dunia yang hampir setiap
 tahun saling mengalahkan, di Grafik Ini:

Perhatikan Gedung Tertinggi di atas, itu adalah MILES TOWER Gedung
 yang akan dapat mengalahkan Al Burj Dubai. Arab Saudi dengan kekayaanya
 merancang membina bangunan ini di Jeddah. Lagi, Ini merupakan Calon 
Gedung terting di Di Dunia dengan nombor ketinggian Tertinggi 1600 Meter!
 (1.5 Kilometer Menjulang ke langit) Ini Tidak Mengejutkan? 
Setelah ana terus telusuri ternyata MILES TOWER ini pun sudah ada
 pesaingnya yang tak tanggung-tanggung membina bangunan dengan
 Ketinggian 3.200 Meter atau 3 Kilometer Menjulang Ke Angkasa)

The Ultima Tower! Bangunan yang membentuk bandar pencakar langit yang
direka Architecture America-Eugene Tsui 1991 - ini disasarkan akan menelan 
kos $ 150,000,000,000 .- (150 million Dollar Amerika). Saya tersentak beberapa kali
, ketika kemudian membaca kembali Hadith yang diriwayatkan Umar Radiyallahu
 Anhu yang menceritakan ketika Nabiyullah Muhammad salallahualaihi Wassalam,
 didatangi malaikat Jibril Alaihissalam di depan Umar dan Para sahabat.
 Saat itu Allah Tabarokawataala menguji Rasulillah saw. dengan beberapa soalan
 yang disampaikan malaikat Jibril yang menjelma sebagai manusia:
 Pada suatu hari kami (Umar Ra dan para sahabat Ra)
 duduk-duduk bersama Rasulullah saw.
 Lalu muncul di hadapan kami seorang yang berpakaian putih. 
Rambutnya hitam sekali dan tidak nampak tanda-tanda perjalanan.
        Tidak seorang pun daripada kami yang mengenalinya. 
Dia terus duduk menghadap Rasulullah saw. Kedua-dua kakinya menghempit
 kedua-dua kaki Rasulullah, dari kedua-dua telapak tangannya diletakkan
 di atas paha Rasulullah saw, seraya berkata, 
"Ya Muhammad, beritahu aku tentang Islam." Lalu Rasulullah saw menjawab,
 "Islam ialah bersyahadat bahawa tidak ada tuhan kecuali Allah
 dan Muhammad Rasulullah, mendirikan solat, menunaikan zakat,
 puasa Ramadhan, dan mengerjakan haji apabila mampu.
" Kemudian dia bertanya lagi, "Kini beritahu aku tentang iman.
" Rasulullah saw menjawab, "Beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya,
 kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, hari akhir dan beriman kepada
 Qodar baik dan buruknya. " Orang itu lantas berkata, "Benar. 
Kini beritahu aku tentang ihsan." Rasulullah berkata,
 "Beribadah kepada Allah seolah-olah anda melihat-Nya
 walaupun anda tidak melihat-Nya, kerana sesungguhnya Allah
 melihat anda. Dia bertanya lagi," Beritahu aku tentang Assa'ah
 (azab kiamat). "Rasulullah menjawab," Yang ditanya tidak lebih
 tahu daripada yang bertanya. " Kemudian dia bertanya lagi,
 "Beritahu aku tentang tanda-tandanya." Rasulullah menjawab,
      "Seorang budak wanita melahirkan nyonya besarnya. 
Orang-orang tanpa sandal, setengah telanjang, melarat dan
 penggembala unta masing-masing berlumba membina
 bangunan-bangunan bertingkat. "Kemudian orang itu pergi
 menghilang dari pandangan mata. Lalu Rasulullah saw bertanya 
kepada Umar," Wahai Umar, tahukah kamu siapa orang yang bertanya tadi?
 "Lalu aku (Umar) menjawab," Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui.
 "Rasulullah saw lantas berkata," Itulah Jibril datang untuk mengajar
 agama kepada kamu. "(HR. Muslim)

"BERLOMBA LOMBA MEMBANGUN GEDUNG BERTINGKAT"
itulah salah satu tanda-tanda kiamat yang dikatakan Rasulillah Muhammad
 Salallahu alaihi wassalam dalam Hadis tersebut
(Gambar diambil dari Royal Clock Tower) Masya Allah, hingga, ana benar-benar
 merasa sedih ketika, mendaki Jabal Nur keesokan harinya
.Gedung ini memang tidak main-main, begitu besar dan megah! 
Hingga kemegahannya seakan ingin Mengubur Masjidil Haram.

Lihat lebih dekat lagi (gambar di Bawah), Masjidil Haram hanya terlihat 
tower-tower kecil di bawah Gedung Royal Clock Tower itu.

Sekarang mari kita pulang lagi ke Masjidil Haram, kita lht bangunan ini 
dari Masjidil Haram.

Ane turun gambar ini dari Lantai 2 Masjidil Haram. Lihat bangunan raksasa 
hijau sebelah kiri. inilah yang akan terlihat beberapa bulan ke depan 
selepas bangunan ini selesa ..!!

Jam raksasa yang saat tulisan ini dibuat (September 2010) itu 
sudah selesai dibina (berukuran lebih kurang 40 meter) dipaparkan
 ke seluruh dunia oleh chanel TV MBC setiap kali azan tiba secara
 live dari Masjidil Haram. Satu lagi Akhifillah, tentunya ana sangat
 tidak berhak untuk mengutuk Raja Arab Saudi yang membenarkan
 pembangunan pangsapuri dan hotel mewah betul-betul di laman
 Masjidil Haram itu, mungkin Beliau tengah merancang sesuatu. 
Misalnya saja untuk mengantisifasi jemaah Haji yang jumlahnya
 Jutaan yang mengalir ke Masjidil Haram untuk Hajj.Tapi mari kita berfikir,

InterContinental Dar Et Tawhid, Depan Masjidil Haram Persis di 
halaman depan GERBANG UTAMA (Pintu Masuk No. 72) 
Masjidil haram berdiri sebuah Hotel Mewah bernama
"InterContinental Dar et Tawhid Makkah "sebuah hotel 5 bintang 
yang berlogo IHG (InterContinental Hotel Group), 
sebuah Rantai Hotel milik Amerika.
Sangat Menghairankan? Tidak kah mereka mendengar firman Allah
 dalam Al-Quran bahawa Tanah haram ini adalah untuk semua 
manusia di bumi, bukan untuk perniagaan ?
 "Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan menghalang manusia
 di jalan Allah dan Masjidil Haram yang telah Kami jadikan untuk 
semua manusia, baik yang tinggal di situ atau di padang pasir dan
 siapa yang bermaksud di dalamnya melakukan kejahatan secara zalim,
 nescaya akan Kami rasakan kepadanya sebahagian dari azab yang pedih. "(Al-Hajj [22]: 25)

Mekah Hancur Pada Hari Jumaat?

Hari Kiamat adalah hari di mana akan musnahlah segala yang tercipta dan akan binasalah segala makhluk yang pernah hidup di alam ini. Tahukah korang bahawa Kiamat akan berlaku pada hari Jumaat? Jadi mari kita selami dan baca kisah di mana peristiwa-peristiwa (besar) yang akan berlaku sebelum munculnya Kiamat.



1. Munculnya Imam Mahdi
Nabi Muhammad SAW merupakan nabi yang terakhir diutuskan dan Imam Mahdi pula adalah imam yang terkahir dan tiada lagi imam sesudahnya. Imam Mahdi adalah dari keturunan Hasan, yakni anak kepada Fatimah dan Ali bin Abi Talib. Ali pernah melihat Hasan sambil berkata: “Anakku ini akan menjadi pemimpin seperti dijanjikan Rasulullah dan nanti juga akan keluar dari keturunannya seorang lelaki yang namanya, kelakuannya sama seperti dengan nama nabi kamu, namun bentuk tubuhnya tidak sama”. Kemudian Ali menceritakan keadaan Imam Mahdi yang memimpin dunia secara adil dan bijaksana.

Rasulullah SAW pernah bersabda, “Akan keluarlah manusia dari sebelah timur, lalu mereka pergi menemui Mahdi, yakni untuk mengikuti pemerintahannya”. Imam Mahdi yang dijanjikan akan datang di akhir zaman itu dikatakan akan mucul dari timur dan mereka akan melantiknya di Mekah. Beliau akan memimpin dunia selama lima, tujuh atau sembilan tahun dan pada zamannya nanti ajaran Islam dapat ditegakkan, musuh-musuh Islam takut akannya, pemerintahannya tiada cacat cela, tiada kezaliman dan kebaikan berkekalan. Beliau menguasai dunia seperti Nabi Allah Sulaiman.

2. Munculnya Al-Masih Dajjal
Mengapa dia digelar Al-Masih? Nama Al-Masih diberi kerana buruknya rupa dan bentuk tubuh Dajjal dan dia diciptakan sebagai makhluk yang dilaknat kerana ia kufur dan mengaku dirinya sebagai tuhan. Al-Masih juga diberi kepada Dajjal kerana terhapus atau hilang mata sebelahnya. Kekuasaannya mencakup seluruh daratan dan lautan dan dia boleh menahan sungai daripada mengalir. Di antara kedua matanya tertulis kalimat KAFIR dan ia dapat dibaca oleh setiap mukmin sama ada pandai membaca atau tidak. Dia akan hidup di bumi selama 40 tahun.

Pada akhir zaman nanti kemarau panjang akan berlaku, hujan tidak turun dengan lamanya, tumbuhan tidak tumbuh dan dunia semakin kering kontang, sementara manusia dalam kelaparan, kehausan dan banyak penyakit melanda. Ketika itulah akan munculnya Al-Masih Dajjal dengan hebatnya. Dia memerintahkan langit menurunkan hujan dan dia menyuruh bumi mengeluarkan tumbuhan, dan ia benar-benar berlaku. Kemudian dia menyuruh sungai supaya mengalir membasahi kekeringan bumi.

Dajjal menunjukkan kehebatannya dalam mengubati pelbagai penyakit, bahkan dia boleh menghidupkan orang yang sudah mati. Dia berpura-pura mengajak manusia kepada pendamaian dan kemudian banyaklah pengikutnya. Dalam keadaaan demikian, maka Dajjal mengaku dirinya sebagai nabi Allah dan ramai percaya terhadapnya. Akhir sekali dia akan mengaku dirinya sebagai tuhan bahkan dia mempunyai syurga dan neraka.

Dajjal berkata, “Akulah tuhan semesta alam dan aku sanggu menghidupkan dan mematikan”. Tiba-tiba ada seorang mukmin membantahnya dan Dajjal terus membelahnya kepada dua bahagian. Kemudian Dajjal menyeru kepada tubuh mukmin itu, “Berdiri engkau”, lalu ia pon berdiri dan Dajjal bertanya lagi, “Percayakah engkau aku ini tuhan sekalian alam?”, orang mukmin itu menjawab, “Tidak, engkau masih Al-Masih pembohong”, lalu mukmin itu dicampakkan ke neraka milik Dajjal.

Orang-orang yang percaya pada Dajjal kemudian mengikutinya setelah melihat sendiri penipuan yang berlaku. Begitulah ramai yang akan kufur pada Allah dan beriman kepada Dajjal. Dajjal akan dibantu oleh syaitan dan jin dalam melakukan segalanya termasuk harta kekayaan. Mereka akan membantu Dajjal sama seperti mereka membantu Nabi Sulaiman satu ketika dahulu. Namun Dajjal tidak dapat memasuki kota Mekah dan Madinah kerana keduanya dijaga oleh Malaikat.

Bilangan orang-orang mukmin semakin sedikit lalu mereka lari ke puncak Bukit Dukhan untuk menyelamatkan diri dari Dajjal serta pengikutnya yang terdiri dari bani Iblis dan Bani Adam yang ramai dan kahirnya mereka dikepung di sana. Mereka ketakutan dan kelaparan berikutan tiada makan dan minuman di sana dan hanya mampu berdoa, berzikir, bertasbih dan bertahmid dengan kuat meminta pertolongan Allah. Tentera Dajjal tak dapat mendekati mereka kerana bacaan yang kuat itu.

Berbulan-bulan mereka terperangkap di atas bukit dan tiba-tiba langit menjadi gelap-gelita sehingga telapak tangan pun tak dapat dilihat depan mata. Kemudian mereka mendengar satu seruan dari langit, “Telah datang kepada kamu pertolongan!”. Tatkala itu bumi disinari nur dari langit dan turunlah Isa bin Maryam dan tangannya pada sayap dua Malaikat. Dajjal yang mengetahui kedatangan Nabi Isa kemudian terus pucat dan menyuruh pengikutnya mengerjakan solat. Ketika Nabi Isa mendatangi Dajjal, lalu Dajjal sambil ketakutan berkata, “Wahai nabi Allah, kami baru sahaja mengerjakan solat”. Isa AS bekata, “Wahai musuh Allah, engkau mengaku sebagai tuhan sekalian alam, untuk siapa kau solat dan mengabdi?” Lalu tamatlah riwayat Dajjal dibunuh oleh Nabi Isa di Babu Luddi Palestin.

3. Turunnya Isa bin Maryam
Nabi Isa adalah nabi kedua terakhir yang diutuskan Allah. Nabi Isa telah dinaikkan ke langit dan hidup dengan aman hingga sekarang setelah cubaan membunuh oleh kaumnya. Waktu Dajjal berleluasa pada akhir zaman, Nabi Isa akan turun dan membunuhnya serta memimpin umat Nabi Muhammad ke jalan yang benar dan akan dihapuskan segala agama selain Islam. Dunia ketika itu akan aman sehingga anak perempuan boleh bermain dengan harimau.

Turunnya Nabi Isa diriwayatkan bahawa beliau akan turun berdekatan dengan menara putih di Timur Damsyik dengan memakai pakaian kuning pada waktu fajar. Dua telapak tangannya terletak di atas sayap dua Malaikat. Kulitnya putih kemerah-merahan dan terdapat nur di wajahnya. Beliau akan menghancurkan salib-salib, membunuh semua babi, menghapuskan cukai dan tidak membayar zakat kerana waktu itu tiada seorang pun yang berhak menerimanya. Tiada lagi cemburu, dengki , marah-memarahi antara satu sama lain, dunia berjalan dengan aman dan lancar.

Bumi akan mengeluarkan cahaya dan menumbuhkan tumbuhan sama seperti zaman Nabi Adam dan ramai orang memetiknya dan makan sehingga kenyang. Nabi Isa akan memimpin dunia dengan aman selama 40 tahun sebelum kewafatan beliau di Madinah. Beliau disembahyangkan oleh kaum muslimin dan dimakamkan berdekatan makam Rasulullah SAW. Yakjuj Makjuj iaitu kaum yang amat ditakuti manusia juga akan muncul pada zaman Nabi Isa ini.

4. Keluarnya Yakjuj & Makjuj
Yakjuj dan Makjuj adalah dua kaum yang telah hidup lama di sebalik dua gunung dari zaman Nabi Ibrahim hinggalah sekarang dan mereka suka berbuat kerosakan di muka bumi dan menyusahkan dan mengganggu manusia. Masyarakat waktu itu tidak tahan dengan Yakjuj Makjuj lalu meminta Raja Zulqarnain iaitu pemimpin yang agung untuk membuat benteng menahan Yakjuj Makjuj dari keluar dari sebalik gunung tersebut. Lalu mereka bekerjasama membuat benteng yang tingginya sama tinggi seperti dua puncak gunung itu. Di situlah Yakjuj Makuj terkurung sehingga Kiamat nanti.

Telah tiba masanya lalu dengan izin Allah maka hancurlah dinding yang menahan kaum Yakjuj Makjuj dari melihat dunia selama ini. Mereka pun turun dari celahan gunung itu dengan lajunya seperti empangan yang pecah mengeluarkan airnya. Lalu Yakjuj Makjuj meminum dan memakan apa sahaja yang mereka jumpai sehingga kering air sungai dan perigi. Manusia ketika itu semuanya ketakutan dan bersembunyi, mereka memohon agar Nabi Isa menghancurkan Yakjuj dan Makjuj. Maka berdoalah Isa ke hadrat Allah dan berkat doanya, lalu Allah mengirimkan ulat kepada Yakjuj Makjuj dan mereka mati kesemuanya.

5. Matahari Terbit dari Barat
Terbitnya matahari dari ufuk barat adalah suatu yang mustahil akan berlaku tanpa izin Allah kerana ia bertentangan dengan hukum alam. Ketahuikah anda bahawa matahari itu setelah ia diciptakan, ia sentiasa mengikut peredarannya iaitu terbit di timur dan terbenam di barat? Setelah terbenam, ia pergi ke bawah Halimatul Arasy, sujud kepada Allah dan mensucikanNya dan membesarkanNya. Kemudian matahari akan meminta izin Allah untuk terbit kembali menjalankan tugasnya seperti biasa.

Setelah wafatnya Nabi Isa, manusia ketika itu ada yang tetap taat pada ajaran Islam dan banyak yang kembali kufur kepada Allah. Tidak lama kemudian berlakulah satu perubahan yang ketara pada alam semesta yang tidak pernah terjadi sepanjang umur dunia. Apabila matahari terbenam, malam menjelma seperti biasa, namun semua manusia dapat merasai keanehan malam tersebut. Malam itu terlalu lama dan panjangnya sama dengan dua malam biasa. Orang yang tidur sudah puas tidur, orang yang selalu solat subuh di awal waktu masih menanti masa solat, sehingga ramai yang keluar dari rumah masing-masing bertanya kepada jiran mengapa dunia masih gelap.

Rupanya Allah telah menahan matahari dari menjalani tugasnya, Allah berfirman, “Diamlah engkau disini”. Matahari pun diam selama dua malam sehinggalah Allah memerintahkan, “Terbitlah engkau dari tempat terbenammu”, lalu terbitlah matahari dari ufuk barat. Tatkala itu semua penduduk dunia berasa sangat pelik kerana ia tak pernah berlaku dalam sejarah, matahari telah terbit dari tempat terbenamnya. Kemudian kesemua mereka menangis sama ada yang Islam atau yang kafir kerana mereka sudah tahu hampirnya Kiamat. Namun segala tangisan dan taubat sudah tak berguna lagi. Pada waktu terbitnya matahari dari barat, Allah telah menutup segala pintu taubat dan pintu syurga, maka menyesallah mereka sehingga mulai hari itu, tidak seorang pun akan bekerja lagi.

6. Keluarnya Binatang dari Perut Bumi
Setelah terbitnya matahari dari ufuk sebelah barat, kemudian muncul lagi tanda kekuasaan Allah iaitu keluarnya binatang yang melata dari perut bumi. Apabila ia keluar sahaja ke muka bumi ini, lalu muncullah tanda pada dahi setiap manusia. Jika manusia itu beramal soleh maka tercatitlah perkataan “mukmin” pada dahinya manakala jika manusia itu seorang kafir, maka terang-terangan akan tertulis “kafir” pada dahi mereka.

Rasullullah SAW pernah bersabda bahawa panjang binatang ini adalah 60 hasta iaitu sama tinggi dengan Nabi Adam AS dan orang yang mencarinya takkan menjumpainya, sedangkan orang yang lari darinya takkan dapat lari daripadanya. Binatang ini dikatakan kepalanya seperti kepala banteng, matanya seperti mata khinzir, telinganya seperti telinga gajah, tanduknya seperti tanduk rusa, lehernya panjang seperti leher burung unta, dadanya seperti dada singa, warnanya seperti harimau, rusuknya seperti rusuk kucing, ekornya seperti ekor kibas, tingginya seperti unta dan ia akan membawa tongkat Nabi Musa dan cincin Nabi Sulaiman.

Apabila cincin Nabi Sulaiman dioleskan pada mukan orang kafir, maka akan hitamlah seluruh mukanya manakala apabila ia dioleskan pada muka orang mukmin, akan berserilah wajah mereka. Begitu juga tongkat Nabi Musa, apabila ia memukul hidung orang kafir dan mukmin, maka tertulislah pada dahi mereka kafir dan mukmin. Maka dengan itu jelas sudah perbezaan antara orang kafir dan mukmin.

7. Dunia diliputi Kabut
Allah berfirman, “Maka tunggulah hari ketika langit membawa kabut yang nyata, yang meliputi manusia. Inilah Azab yang pedih. Mereka berdoa, Ya tuhan kami hilangkanlah dari kami azab itu, sesungguhnya kami akan beriman“. (Al Dukhan: 10-12)

Apabila kiamat itu hampir tiba, maka dunia ini akan diliputi kabut yang tebal dan menjadikan dunia ini gelap. Kabut itu akan membuatkan orang mukmin selsema dan sukar bernafas manakala orang kafir berasa betul-betul merasa tersiksa dan terbakar. Semua orang akan berasa lemas ketika itu lalu mereka tunduk pada Allah namun segala penyesalan tak berguna lagi.

8. Angin yang Mematikan, diangkat Al-Quran & Perkara Baik
Setelah beberapa tanda besar berlaku, lalu berlalu tahun demi tahun, kemudian manusia tetap lalai dari menginsafi diri pada Allah. Yang baik akan membuat kejahatan kembali, yang jahat tetap begitu. Orang mukmin makin ketakutan yakni mereka takut terpengaruh membuat kejahatan serta fitnah lalu mereka berdoa pada Allah agar tidak terjerumus ke arah maksiat. Lalu Allah menurunkan ubat dari langit yakni angin yang kuat untuk mematikan orang-orang beriman walaupun dalam diri mereka masih mempunyai secebis keimanan. Maka tinggallah orang-orang kafir dan mungkar di muka bumi ini.

Lalu Allah angkat Al-Quran yakni penyuluh iman manusia ke langit serta bersamanya Allah angkat segala kebaikan dari dunia ini. Diceritakan bahawa Al-Quran datang mengadap Allah lalu ia mengadu, “Tuhanku, aku cuma dibaca orang dan tidak diamalkan sama sekali.” Mendengar yang demikian, lalu Allah mengangkat Al-Quran (ilmu) dari dada manusia bahkan dari kitab-kitab Al-Quran dan akhirnya tinggal kertas-kertas kosong sahaja, sedangkan huruf-huruf dan tulisannya sudah tiada lagi. Namun Allah telah meninggalkan pada umat masa itu satu kalimah sahaja dan ia hanya disebut oleh orang-orang tua masa itu, yakni kalimah “Lailaha illallah”. Setelah orang tua itu meninggal, maka hilang sama sekali ajaran Islam dari permukaan bumi..

Rasulullah SAW bersabda, “Yang mula-mula sekali diangkat Allah dari hambaNya ialah sifat pemalu, kemudian dicabutnya sifat amanah dan kasih sayang. Lalu Allah cabutkan pula kalung keislaman dari leher hambaNya, maka jadilah hambanya itu jauh dari rahmat dan dilaknat”. Apabila semua sifat berikut telah tiada dalam diri manusia, maka sifat-sifat buruk akan berleluasa di muka bumi dan manusia tatkala itu tidak memperdulikan sesama mereka. Mereka berbuat apa sahaja yang mereka kehendaki.

9. Hancurnya Kaabah
Kota Mekah adalah tempat di mana letaknya rumah Allah di muka bumi iaitu Kaabah. Ia menjadi tempat umat Islam seluruh dunia beribadat kepada yang Esa. Diriwayatkan bahawa Allah telah menjadikan tapak Kaabah itu disokong dengan empat tiang daripada air dua ribu tahun sebelum Dia menciptakan dunia ini dan Dia telah membentangkan bumi dari bawah Kaabah. Tiang Kaabah itu panjangnya sehingga lapisan bumi yang ke tujuh.

Di setiap tujuh langit ada rumah Allah tempat para malaikat beribadat padaNya dan pada langit ke tujuh nama rumah Allah itu adalah Baitul Makmur. Rasulullah bersabda, “Baitul Makmur adalah masjid yang berada di langit dan ia betul-betul di atas Kaabah. Seandainya ia jatuh maka ia akan menghempap Kaabah”.

Sabda Rasullullah, “Kaabah akan dihancurkan oleh orang Habsyah yang bergelar Dzus-Suwaiqatain (orang yang kedua-dua betisnya kecil) dan ia akan merampas segala perhiasannya dan melucutkan kelambunya. Seakan-akan terbayang di hadapan mataku keadaan seorang yang botak, bengkok sedikit sendi-sendinya. Ia memukul-mukul Kaabah itu dengan besi penyeduk dan kapak besar”. Nabi SAW bersabda lagi, “Seolah-olah aku dapat melihat orang-orang yang merobohkan Kaabah itu berkulit hitam, merenggangkan kedua kakinya dan membongkar Kaabah itu batu-batunya satu demi satu”.

10. Api yang Menghalau Manusia
Terdapat hadis menyebut, “Dan yang terakhir adalah api yang keluar dari Adan untuk menghalau manusia ke tempat pengumpulan mereka”. Manusia di akhir zaman makin jahat dan maksiat makin berleluasa, lalu ia menyemarakkan lagi kemarahan Allah, lalu dikirimkan api yang keluar dari perut bumi..

Api tersebut akan datang dari Adan (Yaman) dan akan membakar segala di langit dan dibumi. Datangnya api itu akan membuatkan manusia lari bertempiaran. Api itu bukan sahaja membakar segala di tanah dan di udara, namun segalanya di dalam laut akan turut terbakar. Maka berlarilah manusia menggunakan tumit mereka atau kenderaan-kenderaan hebat mereka, mereka berlari sekuat hati untuk menyelamatkan diri masing-masing namun mereka takkan selamat pada waktu itu jika mereka tidak ke negeri Syam.

Kenapa negeri Syam? Rasulullah ada bersabda, “Api akan keluar dari Hadramaut sebelum kiamat yang tujuannya untuk menghalau dan mengejar manusia”. Lalu para sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, ke manakah harus kami berlari?” Lalu Nabi menjawab, “Pergilah ke negeri Syam”. Pada waktu itu berbondong-bondonglah manusia pergi menyelamatkan diri ke negeri Syam. Jika terdapat orang muslim yang masih hidup, api itu akan mengikuti sahaja muslim tersebut, jika dia berhenti rehat, maka api itu pun turut berhenti manakala bagi orang kafir, api tersebut akan terus mengejar mereka tanpa henti.

Maka terbakarlah segala-galanya di muka bumi yang dipinjamkan Allah kepada makhluknya. Hanya negeri Syam yang kecil sahaja tempat seluruh makhluk di dunia yakni manusia, binatang, jin dan Iblis serta pengikutnya berkumpul. Keadaan di sana amat sesak bahkan susah untuk bernafas apatah lagi nak tidur. Semuanya berhimpit-himpit lalu Iblis menyuruh konco-konconya menyesatkan lagi manusia yang dalam kesesakan. Lalu bertambah jahatlah mereka dan berbuat sesuka hati mengikut nafsu.

11. Ditiupkan Sangkakala dan Berakhirnya Umur Dunia
Sangkakala pertama: Mengejutkan dan Mematikan

. Masanya telah tiba, manusia-manusia makin lalai dan tidak pernah insaf, lalu kemarahan Allah datang dan Allah memerintahkan Malaikat Israfil meniupkan sangkakala. Israfil tidak pernah lalai dari tugasnya. Sejak bumi diciptakan Allah, Israfil telah siap sedia memegang dan meletakkan sangkakala itu ke mulutnya dan matanya dihalakan ke Arasy Allah. Maka ditiupnya sangkakala pertama, yakni untuk mengejutkan. Dengan bunyi yang cukup kuat dan lantang serta didengar hingga langit ketujuh, menyebabkan seluruh makhluk Allah tergamam dan terkejut lalu membisu kesemuanya.

Firman Allah, “Dan ingatlah hari ketika ditiupkan sangkakala, maka terkejutlah segala yang ada di langit dan segala yang di bumi, kecuali orang-orang yang dikehendaki Allah“. (Al-Naml: 87)

Seluruh makhluk di bumi mendongak ke langit dan melihat sumber datangnya bunyi yang amat menggerunkan itu. Mereka tertanya-tanya dalam hati suara apa yang bergegar di langit itu. Rupanya telah tiba masa nyawa dunia ini ditarik kembali. Gunung-ganang tidak kukuh lagi, lalu ia berterbangan mengikut awan. Dunia bergoncang sekuat-kuatnya dan menjeritlah seluruh makhluk di bumi sehingga ibu melepaskan anaknya dan orang hamil melahirkan anak tak cukup umur. Ketika itu gelaplah dunia segelap-gelapnya kerana Allah telah memadamkan cahaya matahari, begitu juga cahaya dari bulan dan bintang. Tiada istilah siang dan malam. Langit terbelah, bulan dan bintang jatuh menghempap ke bumi.

Manusia tiada arah tuju lagi, mereka berkawan dengan jin dan jin berlindung dengan mereka. Semuanya buntu lalu mereka pergi berjumpa dengan Iblis yang mereka anggap dapat menyelesaikan masalah ini. Iblis membawa mereka ke laut, namun alangkah terkejutnya mereka melihat laut yang sudah naik dan api menyala dan mendidihkan laut itu. Mereka kecewa lalu berdiri sahaja melihat laut. Iblis yang bingung berlari ke sana sini namun segala yang dilihatnya adalah api. Dia teringat atas peristiwa dahulu yakni peristiwa yang memulakan permusuhannya dengan Adam dan sekaligus menjadikan dia kafir. Dia menyesali perbuatannya dan berkata, “Tuhanku, sekarang suruhlah aku sujud kepada sesiapa sahaja yang Engkau kehendaki”.

Syaitan-syaitan yang setia bersama Iblis selama ini berasa hairan dengan kelakuan pemimpinnya, lalu bertanya, “Wahai penghulu kami, kepada siapa engkau tunduk?” Lalu Iblis menjawab, “Aku merendah diri dan sujud kepada tuhan sekalian alam yang telah memanjangkan umurku sehingga hari kiamat. Sekarang sudah dekatnya masa yang telah dijanjikan.” Syaitan yang tidak pernah tahu akan kewujudan Allah selama ini lalu berkata, “Sesungguhnya engkau telah mencelakakan dirimu dan engkau telah mencelakakan kami”. Mereka menyesal namun penyesalan pada waktu ini tidak berguna lagi.

Tiba-tiba terdengarlah suara dari langit, “Sekarang sudah datanglah ketentuan Allah, maka jangan kamu minta untuk dipercepatkan lagi”. Meremang bulu roma mereka semua ketakutan dan menyesali perbuatan mereka namun ianya tidak berguna. Lalu ditiupnya Israfil sangkakala kedua yakni untuk mematikan, maka kedengaran ngauman sangkakala yang cukup kuat dan panjang sehingga menembusi lapisan langit dan bumi yang ke tujuh. Turunlah Izrail dengan rupa yang mengerikan dan dicabutnya nyawa segala makhluk dengan kasar secara paksa kecuali yang tertentu sahaja.

Allah berfirman kepada malaikat maut, “Pakailah pakaian kemurkaanKu dan bawalah bersamamu 70,000 Malaikat Zabaniyah (malaikat penjaga neraka) dan setiap satu malaikat itu membawa 70,000 cangkuk dari Neraka Jahanam dan cabutlah nyawa Iblis Laknatullah”. Malaikat maut turun ke bumi Allah dengan rupa seburuk-buruknya, bau sebusuk-busuknya, dan diceritakan rupa malaikat maut tiada seorang pun berani melihatnya. Maka larilah Iblis ke mengelilingi bumi, ke laut, ke langit, ke timur, ke barat, namun Izrail telah sedia berada di depannya. Akhirnya Iblis dikepung di tempat mula-mula ia turun ke bumi sewaktu zaman Nabi Adam dahulu, lalu dibentaknya Iblis dan dicabutnya nyawa Iblis secara kasar dan paksa lagi mengerikan. Menjeritlah Iblis dan matilah ia disana. Maka tamatlah permusuhan antara Adam dan Iblis dan dihancurkan dunia ini.

Malaikat Maut kemudian pergi mengadap Allah kemudian berkata, “Ya tuhanku, telah mati semua penghuni langit dan bumi kecuali makhlukMu yang Engkau kehendaki”. Allah bertanya pada Izrail walaupun Dia lebih tahu, “Siapa lagi yang masih belum mati?” Izrail menjawab, “Yang tinggal adalah Engkau yang sentiasa hidup dan tidak akan mati untuk selamanya, malaikat penjaga ArasyMu, begitu juga Jibril, Mikail dan saya sendiri”. Lalu Allah memerintahkan Izrail mencabut nyawa Jibril dan Mikail, kemudian mereka pun mati. Serta merta Arasy Allah bergoyang dan dengan izin Allah, Arasy berkata, “Ya tuhanku, mengapa diwafatkan Jibril dan Mikail?” Allah berfirman, “Diam engkau! Tidakkah engkau tahu bahawa Aku telah menetapkan kematian bagi semua makhluk yang berada di bawah ArasyKu?”.

Izrail mengadap Allah sekali lagi lalu ditanya Allah siapakah yang masih tinggal, lalu Izrail menjawab, “Hanya Engkau ya tuhanku, malaikat pemegang ArasyMu dan aku”. Dia diperintahkan mencabut nyawa malaikat pemegang Arasy dan bergoncanglah Arasy tersebut disebabkan tiada siapa yang memegang Arasy yang besar itu. Dengan izin Allah, Arasy itu diam sendiri. Kemudian Allah bertanya lagi, siapakah yang masih tinggal, lalu Izrail berkata hanya dirinya dan Allah yang Maha Esa. Allah berfirman padanya, “Tidakkah kau mendengar firmanku bahawa setiap yang hidup pasti akan merasai mati? Maka cabutlah nyawamu sendiri.”

Pergilah malaikat maut di suatu tempat yakni antara syurga dan neraka lalu dicabutnya nyawa sendiri di situ dengan cara selembut-lembutnya. Izrail berteriak sekuat hati dan andainya ada makluk Allah yang lain mendengar teriakannya, maka akan mati kesemuanya. Lalu Izrail berkata, “Andainya aku tahu pedihnya rasa mati, akan aku cabut nyawa orang beriman dengan selembut-lembut cara.”

Sangkakala kedua: Membangkitkan

Setelah kewafatan Izrail, maka tinggallah Allah sebagai Raja di alam semesta ini, lalu Allah bertanya kepada alam, “Siapakah raja-raja yang memiliki kerajaan hari ini?” Namun tiada seorang pun menjawab persoalannya, maka Allah sendiri menjawab, “Hanya kepunyaan Allah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan”. Kemudian Allah memerintahkan langit menurunkan hujan seakan-akan air mani lelaki ke bumi selama berbulan-bulan sehingga bumi ditenggelami air. Lalu Allah hidupkan Jibril, Mikail dan Malaikat penjaga Arasy serta Israfil.

Israfil telah bersedia meletakkan sangkakala di mulutnya sambil menunggu arahan dari Allah. Jibril pula ditugaskan membawa pakaian yang serba cantik lagi harum ke kubur Nabi Muhammad bersama Buraq yang pernah baginda tunggah ketika Israk Mikraj dahulu. Kemudian Israfil memasukkan kesemua roh-roh umat-umat sejak Nabi Adam hinggalah kiamat ke dalam sangkakala dan ditiupkan sangkakala kali ketiga yakni untuk menghidupkan segala makhluk, maka terbukalah kubur Rasulullah dan keluarnya baginda disambut Jibril. Bertanya Rasulullah pada Jibril, “Hari apakah ini? Bagaimanakah perihal umatku”. Jibril menjawab, “Ketahuilah bahawa engkau adalah manusia pertama yang dibangkitkan.” Maka dipakaikan Rasulullah pakaian yang serba agung lagi baik dan ditunggangi Buraq ke Masyar.

Sangkakala terus ditiupkan dalam masa yang panjang dan bertebaran roh-roh masuk ke kubur masing-masing dan dihidupkan semua makhluk kali kedua. Mereka semua tertanya-tanya hari apakah ini. Itulah hari pengadilan dan mereka semua dihalau ke Padang Masyar untuk dihisab.

wallahualam..

Suara Dari Langit Berlaku di Seluruh Dunia? (hari ini)


Sedang kita dihebahkan dengan berita-berita dan beberapa spekulasi huru hara besar akan berlaku pada tengah malam pertengahan Ramadan yang secara kebetulan jatuh pada hari jumaat pada tahun 2012. Kita digemparkan pula dengan kejadian suara aneh dari langit yang sangat kuat dan menggerunkan yang berlaku pada 11 dan 12 Januari lepas di negara kita sendiri iaitu di Kota Samarahan, Sarawak sehingga mendapat liputan meluas dari seluruh dunia.

Suara tu dikatakan didengar oleh beberapa penduduk di Samarahan pada pukul 3 pagi hingga ke waktu subuh. Suara ini seolah-olah bunyi dengkuran kuat dan ada juga mendakwa seperti bunyi seseorang bernafas menyebabkan penduduk terjaga dari tidur.

Ada juga dakwaan beberapa pihak yang mengatakan bunyi dari langit tersebut berpunca dari kilang kelapa sawit berdekatan, namun dakwaan itu dinafikan penduduk kerana bunyi enjin memproses kelapa sawit tidak mungkin di dengari sehingga ke Kampung Muara Tuang yang sejauh 10 kilometer.

Ikuti rakaman video yang dirakam pada hari kedua 12 Januari 2012 di Kota Samarahan, Sarawak dibawah:

Disko Menyerupai Masjid, Menghina Islam? (La-Meca Spanyol)

Bandar Aguila  Murcia, - Sepanyol :  terdapat sebuah disko popular dengan nama La Meca pada 1980-an dan 90-an sebelum ditutup satu dekad lalu. Kemudian disko ini kembali dibuka pada 18 Jun 2010 dengan nama yang sama sehingga mengundang kontroversi di kalangan umat muslim di negara tersebut.


Kontroversi tersebut semakin menjadi-jadi setelah hacker masuk ke website disko tersebut, kemudian memaparkan video dan gambar di dalam disko tersebut. Mekah yang merupakan tempat suci orang Islam dan tempat Nabi Muhammad menerima kitab suci Al-quran, menggunakan nama La Meca untuk tempat yang digunakan untuk menari dan minum arak seperti menghina perasaan umat Islam.


tekantype : apa nak jadi da? dunia makin kelabu... hampirnya kiamat dan dosa2 berleluasa..



Lokasi Bakal Berlaku Kiamat?


Reuters GAMBAR fail menunjukkan lokasi peninggalan tamadun Mayan di Chiapas, Mexico.

Sebelum ini, Mexico dapat menarik kehadiran sekitar 22 juta pelancong luar pada setiap tahun.

Peningkatan mendadak dalam jumlah pelancong kali ini dikaitkan dengan ramalan penduduk Mayan bahawa kiamat bakal berlaku pada tahun depan.

Kiamat itu diramalkan berlaku pada 21 Disember 2012.

Pekan dan bandar raya di kawasan tamadun Mayan memulakan kiraan tamatnya kalendar Mayan tersebut semalam.

Namun, ramai ahli arkeologi berpendapat rujukan kepada tarikh tersebut yang diukir pada batu bersurat berusia 1,300 tahun cuma menandakan tamatnya satu kitaran dalam kalendar Mayan.

"Dunia belum kiamat. Ia hanya satu era," kata seorang jurucakap pelancongan negeri Quintana Roo yang menempatkan kota bersejarah Cancun, Yeanet Zaldo.

Menghampiri Kiamat - PARAS AIR TASIK GALILEE 27.11.2011 (Susut)


Hari ini (27/11/2011) telah genap setahun selepas akhbar harian Kosmo! (M) melaporkan beberapa pemimpin Israel mengadakan upacara memanggil hujan. Ia diadakan berikutan kebimbangan Yahudi di Israel terhadap paras air di Tasik Galilee yang dilihat semakin susut.
Akhbar Kosmo! bertarikh 27/11/2010 {1} itu antara lain menunjukkan beberapa orang lelaki Yahudi meniup alat muzik shofar sebelum majlis penyembahan meminta hujan yang diadakan di atas bot di tengah-tengah laut Galilee, utara Israel.
Tahukah anda pada hari ini (27/11/2011), berapakah paras air Tasik (juga disebut laut) Galilee? Menurut data yang MacJay.Net perolehi dari sebuah laman sesawang Save the Kinneret, yang bertanggungjawap melaporkan tahap paras air di Tasik Galilee - paras tasik tersebut kini berada di tahap -213.66 (24-27). Kali terakhir, ia berada pada paras -213.67 (12-24) iaitu penurunan sebanyak 0.01. {2}

APAKAH HUBUNGKAIT TASIK GALILEE DENGAN UMAT ISLAM ?
Sebuah hadis sahih yang diriwayatkan oleh Imam Muslim yang diterima dari Fathimah binti Qais dalam al-Fitan menyebut :
“Saya telah mendengar muazzin Rasulullah s.a.w memanggil untuk solat. Saya pun pergi ke masjid dan solat bersama Rasulullah s.a.w. Selesai solat, Rasulullah s.a.w naik ke atas mimbar. Nampak semacam bergurau Baginda tertawa dan berkata: “Jangan ada yang bergerak. Hendaklah semua duduk di atas sajadahnya.”

Kemudian berkata: “Tahukah kamu mengapa aku memerintahkan kamu jangan ada yang pulang?”

Kami menjawab: “Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu.”

Rasulullah s.a.w berkata lagi: “Demi Allah aku menyuruh kamu berkumpul di sini bukan ingin menakut-nakuti dan bukan memberi khabar gembira. Aku ingin menceritakan kepada kamu bahawa Tamim Ad-Dari adalah seorang Nasrani, kemudian dia datang menjumpai aku dan masuk Islam. Dia ada bercerita kepadaku tentang satu kisah tentang Dajjal."

"Kisah yang dia ceritakan itu sesuai dengan apa yang telah aku ceritakan kepada kamu sebelumnya. Katanya dia bersama 30 orang kawannya pergi ke laut dengan menaiki kapal. Angin kencang datang bertiup dan ombak besar membawa mereka ke tengah-tengah samudera yang luas. Mereka tidak dapat menghalakan kapalnya ke pantai sehingga terpaksa berada di atas laut selama satu bulan. Akhirnya mereka terdampar di sebuah pulau menjelang terbenamnya matahari. Di pulau yang tidak ditempati orang itu mereka berjumpa dengan binatang yang sangat tebal bulunya sehingga tidak nampak mana jantina dan duburnya."

Mereka bertanya kepada binatang itu: “Makhluk apa engkau ini?”

Binatang itu menjawab: “Saya adalah Al-Jassasah.”

Mereka tanya: “Apa itu Al-Jassasah?”

Binatang itu hanya menjawab: “Wahai kumpulan lelaki, pergilah kamu ke tempat ini untuk menjumpai lelaki macam ini, sesungguhnya dia pun ingin berjumpa dengan kamu. Mereka pun pergi ke tempat yang ditunjukkan oleh binatang itu."

Di sana mereka menjumpai seorang lelaki yang sangat besar dan tegap. Ertinya mereka tidak pernah melihat orang sebesar itu. Dari tangannya sampai ke tengkuknya dikuatkan dengan besi, begitu juga dari lututnya sampai ke telapak kakinya.

Mereka bertanya: “Siapakah anda?”

Orang seperti raksaksa itu menjawab: “Kamu telah mendengar cerita tentang aku. Sekarang aku pula ingin bertanya: “Siapa kamu ini?”

Mereka menjawab: “Kami adalah manusia berbangsa Arab. Kami pergi ke laut menaiki kapal, tiba-tiba datang ombak besar membawa kami ke tengah-tengah samudera luas dan kami berada di lautan selama satu bulan. Akhirnya kami terdampar di pulau yang tuan tempati ini."

“Pada mulanya kami berjumpa dengan binatang yang sangat tebal bulunya sehingga kami tidak dapat mengenali jantinanya. Kami tanya siapa dia katanya Al-Jassasah. Kami tanya apa maksudnya dia hanya menjawab: “Wahai kumpulan lelaki, pergilah kamu ke tempat ini untuk menjumpai lelaki macam ini, sesungguhnya dia pun ingin berjumpa dengan kamu.”

Itulah sebabnya kami datang ke tempat ini. Sekarang kami sudah berjumpa dengan tuan dan kami ingin tahu siapa tuan sebenarnya.”

Makhluk yang sangat besar itu belum menjawab soalan mereka terus sahaja mengemukakan soalan: “Ceritakan kamu kepadaku keadaan kebun kurma yang di Bisan itu,” (nama tempat di negeri Syam).

Mereka menjawab: “Keadaan apanya yang tuan maksudkan?”

Orang besar itu menjawab: “Maksudku apakah pokok kurma itu berbuah?”

Setelah mereka menjawab bahawa pokok kurma itu berbuah, orang besar tadi berkata: “Aku takut pokok itu tidak berbuah.”

Orang besar itu bertanya lagi: “Ceritakan kepadaku tentang sungai Tabarah.”

Mereka menjawab: “Tentang apanya yang tuan maksudkan?”

Lelaki itu menjawab: “Maksudku airnya apakah masih ada.” Mereka menjawab: “Airnya tidak susut.”

Lelaki itu berkata: “Air sungai itu disangsikan akan kering.”


Akhirnya lelaki seperti raksaksa itu berkata: “Kalau begitu ceritakan kepadaku tentang Nabi Al-Amin itu, apa yang dia buat?”

Mereka menjawab: “Dia telah berhijrah dari Makkah ke Madinah.”

Lelaki itu bertanya lagi: “Apakah dia diperangi oleh orang-orang Arab?” Mereka menjawab: “Ya, dia diperangi oleh orang-orang Arab.”

Lelaki itu bertanya lagi: “Kalau begitu apa pula tindakan dia terhadap mereka?” Mereka ceritakan bahawa Rasulullah s.a.w telah mengembangkan dakwahnya dan sudah ramai pengikutnya.

Orang besar itu berkata lagi: “Memang begitulah, padahal mereka beruntung jika taat kepadanya.”

Kata orang besar itu lagi: “Sekarang aku terangkan kepada kamu bahawa aku adalah Al-Masih Dajjal. Nanti aku akan diberi izin keluar, lalu aku pun akan menjelajah dunia ini. Dalam masa empat puluh malam sudah dapat aku jalani semua, kecuali Makkah dan Madinah yang aku tidak dapat memasukinya. Negeri Makkah dan Madinah dikawal oleh para Malaikat, maka aku tidak dapat menembusinya.”

Kata Tamim Al-Dariy lagi, “Rasulullah s.a.w menekankan tongkatnya di atas mimbar sambil berkata: “Inilah negeri yang tidak dapat dimasukinya itu, iaitu Madinah. Saudara-saudara sekalian apakah sudah aku sampaikan cerita ini kepada kamu?”

Mereka menjawab: “Ya, sudah ya Rasulullah.”

Rasulullah s.a.w berkata lagi: “Sememangnya hadis Tamim itu lebih meyakinkan saya lagi. Ceritanya itu bersesuaian dengan apa yang telah aku sampaikan kepada kamu sebelumnya, iaitu tentang Makkah dan Madinah yang dikatakan tidak dapat dimasuki Dajjal. Cuma dia ada mengatakan di lautan Syam atau di laut Yaman. Tidak, bahkan ia dari arah timur. Ia dari arah timur,” kata Rasulullah s.a.w sambil menunjuk ke arah timur. 
{3}
Perhatikan pada ayat di atas yang telah dihitamkan. Sungai Tabrah yang disebutkan itulah yang kini dikenali sebagai Tasik Galilee (juga disebut laut). Keadaan 'paras air' di Tasik Galilee ini telah pun disebut-sebut pada zaman Rasulullah SAW jika diperkirakan dari sudut hadith Tamim Ad-Dari ini.

Perhatikan pada ayat di bawah :
Lelaki itu berkata: “Air sungai itu disangsikan akan kering.”
Jelas sekali, Dajjal telah memberitahu kepada 'mereka' bahawa dia (Dajjal) bimbang paras air di Sungai Tabarah (Tasik Galilee) akan kering kerana berdasarkan apa yang telah dijanjikan, Dajjal akan dibunuh oleh Isa Ibn Maryam (Nabi Isa as) yang akan turun setelah keringnya air di tasik itu.
Hendaklah diingatkan bahawa hadith Tamim ad-Dari ini sememangnya terbukti sahih apabila ia diriwayatkan oleh Imam Muslim dan beberapa orang lagi yang tinggi martabatnya dalam Islam. Penulis buku "Membongkar Misteri Dajjal", Muhammad Nurani Maarif memberikan komentarnya berkenaan hadith ini dengan berkata :
Nabi (SAW) tidak hanya memiliki sifat cerdik di dalam memilih kata-kata, bahkan dia adalah seorang yang benar di dalam setiap tutur katanya. Dia membenarkan buah butir perkataan Tamim ad-Dari. Baginda seorang yang amanah dan tidak berselindung atau meninggalkan kata-kata tersembunyi. Baginda berusaha menjelaskan keadaan Dajjal yang dilihat oleh Tamim ad-Dari itu agar ia difahami dengan jelas dan terang.

Saya membaca dan meneliti hadith perihal Dajjal ini (hadith Tamim ad-Dari) secara berulang kali, bahkan melihat riwayat-riwayat yang lain untuk mendapatkan kepastian apakah benar Nabi SAW sekadar menyatakan sesuatu tetapi pada hakikatnya mempunyai makna yang berlainan. JELAS IA TIDAK BERLAKU DEMIKIAN.

Tamim ad-Dari menyebut: :... akulah Jasassah. Tak usahlag kamu bertanya lagi dan hendaklah kamu pergi menemui SEORANG LELAKI yang ada di tempat pertapaan (biara) kerana ia sangat mahu mendengar berita dari kamu. {4}

Jika Dajjal yang dimaksudkan itu adalah segolongan manusia, kenapa pada ketika itu Nabi Muhammad SAW tidak memotong kata-kata Tamim ad-Dari atau mengubahnya atau menghuraikannya semula dihadapan para sahabat yang khusyuk mendengar buah kata baginda? Adalah sesuatu yang pelik apabila Nabi (SAW) tidak bertangguh memanggil para sahabat yang jauh mahupun dekat untuk mendengar berita ini tetapi hanya diam dan bertangguh untuk membetulkan kesalahan fakta dan huraian tamim ad-Dari (jika ada). Bahkan Nabi SAW meng-ia-kan apa yang ditemui oleh Tamim ad-Dari adalah Dajjal.

....Oleh kerana Nabi (SAW) bersifat amanahlah maka baginda menyampaikan berita yang didengarinya tanpa menokok tambah dan baginda menggunakan laras bahasa yang mudah , terang dan jelas...{5}
Apa yang boleh kita fahami daripada komentar Muhammad Nurani Maarif di atas adalah mengenai logik dan sahih-nya hadith yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Fathimah bin Qais ini.Tidak mampu untuk kita selaku umat akhir zaman cuba menafikan kebenaran, dari petunjuk Nabi SAW ini hanya kerana kita takut menghadapi kemusnahan.

Tasik Galilee kini sedang mengering dengan pantas. Sekiranya diperhitungkan keseluruhan fakta-fakta saintifik yang diperolehi, diperkirakan dengan petunjuk-petunjuk Nabi SAW menerusi hadith-hadith baginda, kita akan dapati bahawa semuanya akan lengkap dalam tempoh 40 tahun saja lagi.

Sebelum kemunculan Imam Mahdi, akan terlebih dahulu munculnya Panji Hitam Dari Timur. Jarak kemunculan di antara Panji Hitam dan Imam mahdi adalah 72 bulan. Nu'aim bin Hammad meriwayatkan dengan sanad daripada Muhammad bin Hanafiah dia berkata ;
 "Akan muncul bendera hitam milik Bani Abbas (Bendera Syiah) kemudian akan muncul dari Khurasan bendera lain yang berwarna hitam,tutup kepala mereka hitam dan pakaian mereka putih..."hingga beliau berkata "Jarak antara kemunculannya dengan diserahkannya urusan kepada Al-Mahdi adalah 72 bulan."{6}
Ini bermakna, apabila "Panji Hitam" benar-benar memperlihatkan 'diri'nya maka, umat Islam hanya ada 72 bulan sahaja sebelum menyaksikan pengzahiran Imam Mahdi yang ditunggu-tunggu. Kemunculan Imam Mahdi bakal disusuli dengan kemunculan Dajjal sebelum turunnya Nabi Isa as sebagai One Man To Unite Them All.

Masihkah anda ingat dengan berita kematian Putera Mahkota Arab Saudi, Sultan Abdulaziz yang menggemparkan hampir seluruh umat Islam sedunia? {7}Kegemparan yang berlaku dalam berita kematian baginda Sultan Abdulaziz bukanlah kerana Sultan Abdulaziz itu sendiri, tetapi muncul khabar angin yang mengatakan bahawa pemerintah Arab Saudi yang sedang memegang takhta negara arab itu kini yakni Raja Abdullah telah mangkat. Ramai yang sudah sedia maklum bahawa kesihatan Raja Abdullah sendiri tidak begitu baik sejak beberapa tahun kebelakangan ini. Baginda Raja Abdullah dikatakan menerima rawatan dari masa ke semasa oleh doktor yang merawat sakit jantungnya.


Apa yang mengejutkan umat Islam mengenai berita khabar angin itu ialah 'khabar angin mengenai kematian Raja Abdullah' itu benar-benar berlaku di saat negara-negara Arab sedang dilanda Revolusi rakyat. Sebahagian daripada para pembaca pastinya sudah faham apa yang cuba saya perkatakan ketika ini. Yang dimaksudkan ialah salah-satu tanda saat pembaiatan Imam Mahdi sepertimana yang telah disebutkan :

Daripada Ummu Salamah, diriwayatkan secara marfu' :
"Akan terjadi perbezaan pendapat ketika wafatnya seorang khalifah. Kemudian salah seorang lelaki penduduk Madinah pergi keluar menuju Makkah. Penduduk Makkah menemuinya, memintanya keluar dari rumah, padahal ia tidak menyukainya. Kemudian mereka membai'ah lelaki itu di antara rukun (Hajar al-Aswad) dan maqam (Maqam Ibrahim). Kemudian datanglah satu pasukan dari Syam untuk memeranginya. Pasukan itu diserang di padang pasir yang tandus, yang terletak di antara Makkah dan Madinah. Ketika orang-orang soleh Syam dan sekelompok orang Iraq mengetahui itu, mereka mendatangi lelaki tersebut dan membai'ahnya (di antara Hajar Aswad dan Maqam Ibrahim). Saat itu muncul seorang lelaki Quraisy yang memiliki garis keturunan daripada pihak ibu Bani Kilab. Lalu lelaki Quraisy itu mengirimkan pasukan untuk memerangi orang-orang yang membai'ah tadi berhasil mengalahkan pasukan yang dikirim lelaki Quraisy itu. Pasukan lelaki Quraisy tersebut bagaikan anjing. Merugilah orang-orang yang tidak menyaksikan rampasan perang Bani Kilab itu. Kemudian lelaki itu membahagikan harta itu. Dia menerapkan sunnah Nabi SAW sehingga Islam menjadi terhormat di muka bumi ini. Lelaki itu (al-Mahdi) memerintah selama tujuh tahun, kemudian wafat dan kaum Muslimin mensolatkannya." {8}
Mungkinkah kewafatan Raja Abdullah dari Arab Saudi yang dimaksudkan di dalam hadith diatas? Wallahualam bissawab. Berat hati saya untuk menafikannya apabila mengenangkan bumi Arab Saudi itu, adalah lokasi di mana terletaknya bumi suci, Madinah dan Makkah.

Mudah-mudahan kita ditempatkan dikalangan orang-orang yang beruntung. INGATLAH BETAPA DEKATNYA KEDUDUKAN KITA (UMAT NABI MUHAMMAD SAW) DENGAN HARI AKHIR DUNIA.


_________________________________________
1. Petika akhbar Kosmo! bertarikh 27.11.2010 bertajuk, Pemimpin agama Israel minta hujan
2. Lihat laman sesawang, Save The Kinneret
3. Riwayat Ahmad dari Abi Hurairah dan 'Aisyah. Riwayat Ibnu Majah dari Fathimah dan Riwayat Abu Dawud dengan sanad yang hasan dari Jabir.
4. Petikan dari hadith Tamim ad-Dari
5. Lihat Muhammad Nurani Maarif, Membongkar Misteri Dajjal, hlm 28-29
6. Kitabul Fitan, hlm 188 : Nu'aim bin Hammad Syeikh Imam Bukhari
7. Berita kematian Putera Mahkota Arab Saudi ini telah disiarkan hampir di semua dada akhbar. Salah satunya, Utusan Malaysia.
8. Hadit Riwayat Abu Daud dalam Sunannya (4/475, hadith 4286); Hadith Riwayat Imam Ahmad dalam Musnadnya (6/316); Hadith Riwayat Ibn Hibban dalam Sahihnya di dalam Mawarid adz-Dzaman (hlm 464, hadith 1881). Hadith Riwayat At-Thibrani dalam Mu'jam al-Ausath (2/90, hadith 1175). hadith ini diriwayatkan juga oleh Ibn Abi syaibah dan Abu Yu'la. Al-Haitami berkata,"Para perawi hadith ini merupakan perawi hadith sahih." Lihat Majma' az-Zawaa'id (7/315).

sumber  : macjay
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...